Jangan Biarkan

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.

Lha, apa hubungannnya kalimat di atas dengan dunia otomotif ? yah, itulah yang sempat khilaf dan terpaksa campur kepingin eksperimen gw lakukan terhadap salah satu basic need paling vital dari Hanna. Oli. Dan setelah gw melakukannya, ternyata bukan hanya manusia yang jangan berzina. Oli motorpun HARAM.
Inilah mereka yang melakukan tidakan asusila perzinahan tersebut.

Selama ini Hanna rutin memakai pelumas Motul 3100 Gold dengan SAE 15w – 50. Oli kelas atas paling murah. Performance oli ini dalam melubrikasi mesinpun tidak pernah mengecewakan semenjak gw memutuskan memakainya. Suara mesih halus, shifting di rpm tinggi dan cepat hampir tidak pernah mengalami miss atau slip. Kualitas pelumasannya juga konstan dari awal di ganti sampai biasanya kembali gw ganti di sekitaran 1000km – 1500km pemakaian. Ciri oli yang baik. Penyiksaan motor yang hampir setiap hari di bawa dalam kecepatan lumayan & akhir pekan ke luar kota membuat gw agak enggak tega memperpanjang umur oli. Harganya memang terhitung mahal (banget sih) untuk kantong mahasiswa. Tapi, apa peduli ? pacar enggak ada, istri juga belum. lantas, siapa lagi yang di manjain ? hehe,

Nah, jadilah pada suatu fase perekonomian global yang sedang pailit gw juga merasakan imbasnya. Gw bangkrut. Maka dengan sangat terbatas pada saat itu gw Cuma mampu beli 1L Motul. Karena gw pikir di rumah masih ada sisa oli Shell dengan SAE yang sama kenapa tidak di coba saja sesekali di lakukan “perzinahan” ? Setelah mereka di campurkan (padahal Shellnya Cuma 200cc lho). Terjadilah hal yang sangat memilukan menyayat perasaan. Astaga, Hanna ngambek. Suara mesinnya merengekrengek, seperti lupa dia bahwa dia punya engine balancer. Di perparah lagi dengan performance yang langsung ngedrop. Putaran mesin berat sekali untuk hanya sekedar masuk 9000 rpm. Jangankan cerita ngebut, masuk ke 110 kpj aja beratnya minta ampun. Gw enggak menyangka bahwa pencampuran dua brand oli walau dengan visikositas yang sama akan sebegini parah akibatnya.

Maka Brother, jauhilah perzinahan. Baik diri sendiri maupun kendaraan kita. sangat berbahaya ternyata akibatnya.

Kita saja yang belum melihat dan mengerti akibatnya

Jauhi sajalah, biar seiring waktu nanti tuhan memberikan kepahaman pada kita perkara itu

Iklan
Categories: Pencilcase | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: