Sore yang cerah bersama para speedjunkies

Distance : 118,2 KM

Lama Perjalanan : Only a few hours

Total Pengeluaran : Rp. 0,00.-

Jumat yang lagi libur ini cuaca sore nampak indah betul…

 

 

Awan menggelantung santai di langit biru cerah yang serasi nian dengan mentari yang sedang merona ceria memancar cahaya jingganya. Tidak seperti soresore biasanya. Dia ngambek. Bersembunyi di balik awan tebal nan kelam.

Jadilah sore ini gw berhasrat jalanjalan menikmati sore, kemana ? Ah, anginanginan di jalan dandles terus ke pantai nampaknya nikmat juga. Baiklah. Ambil camera, raincoat, gear up. here we go !

Jalanan sepanjang jogja menuju kolonprogo indah betul senja ini. cerah, banyak angin yang lalulalang berhembus, lalulintas lancar, pepadian juga mulai menguning di sawah sepanjang kanan kiri jalan

 

 

 

Para brother Jogja yang senang “cari angin” pasti paham kenapa jalanan dandles yang terletak sonoan dikit dari pantai glagah dan congot ini kenapa spesial

Yep, jalanan yang sepi, lebar dengan pemisah jalan lumayan panjang, aspal mirip kualitas landasan terbang dengan panjang lebih dari 3 km pastilah sangat memanjakan kita yang senang men”cari angin”

 

 

Berhubung gw enggak suka pantai wisata yang jorok dan ramai, maka beberapa kali ke daerah ini gw selalu ke pantai yang berbedabeda. Berlokasi di mblesukmblesuk kampung orang, bersih, ombak besar, garis pantai panjang dan yang sangat menyenangkan. Sepi !

Jadi terdamparlah saya kali ini di sebuah pantai. Sebut saja “Pantai TPI Jatikontal” lokasinya masuk ke dalam desa orang dan melewati beberapa tambak. Ini kordinatnya (S 07° 53, 190’ E 110° 00, 016’). Bagus juga lho, pantainya bersih, lebar dan banyak kapal nelayan berlabuh.

 

 

Mungkin karena ombak lagi besar enggak ada yang melaut. Jadi, selain Hanna Krupskaya cantik, para kepiting, anjing dan flora fauna lain Cuma saya manusia sepanjang garis pantai ini ! 😀

 

 

Sore ini indah betul…

Ombak dan langitnya sempurna…

Kawan, walaupun sang ombak tahu, bahwa tiada upaya baginya menerjang daratan tanpa seijin dari tuhannya, ia terus maju, terus menerjang daratan pantai.. dalam tarian sempurna penghambaan pada tuhannya.

Ia tidak pernah jemu bosan, tiada pernah hatinya bersedih dan ingin menjadi setenang danau saja meratapi penugasan yang diberikan tuhan kepadanya.

demi menyempurnakan kecintaan pada tuhannya. Pada Allah.. baik siang maupun malam, barang sejenak bahkan sesaat tiada pernah ia menyerah, tiada pernah ia mengalah pada akal dan logika manusia.

Ia terus menghempas. Menyempurnakan penghambaan pada tuhannya..

Sejatinya kita saja yang keterlaluan, kitalah yang belum mengerti..

 

 

Puas menikmati pantai pulanglah gw dengan santai sambil bersiap kembali mengaspal melewati dandles

Wusszzhh..

Serombongan N250R melewati gw yg sedang riding melamun. Wow, lekas nian ! adrenalin yang terpompa mengajak gw mengekor rombongan mereka. And you know !? gile, Hanna udah buat rekor baru tembus di 142 Kpj cuman bisa nyusul dua chicken yang paling belakang doang ! RCnya masih jauuh di depan. Keributan deru knalpot serta iringiringan banyak motor dalam kecepatan lumayan ini cukup menjadi perhatian warga juga. Ckckckck, kalo enggak inget nabung buat cina, stage up Hanna bakal tak seriuskan kalo begini caranya.

Setelah mereka melipir ke pantai glagah gw lanjut jalan dengan santai. Memasuki kota Wates eh, ketemu lagi sama rombongan motor cepat lainnya. Kali ini S150 FU dari SSFC. Chitchat di lampumerah ternyata mereka dari Jakpus mau ke Jogja lanjut ke Bromo. Riding bareng lah kita ke Jogja 😀

Sayang, mereka masih agak seruntulan dan masih bawa stick nidji buat minggirin pengguna jalan lain. Jadi yaa agak jadi raja jalanan gitu rombongan ini. haha, apa peduli. Sensasi rolling bareng di 80 – 120 dalam formasi (walau formasinya belepotan, eggak jelas sweepernya yang mana zzz) di keramaian jadi kenikmatan tersendiri. Angin, jarak yang rapat & kendaraan lain menambah passion berkendara 😀

Karena mereka melambat saat memasuki Kulon Progo gw toettoet duluan karena udah terlanjur Ngefly (yang senang “cari angin” pasti juga merasakan sensai yang sesuatu :D). Lagi enakenaknya “cari angin”, masuk daerah Gamping ketemu lagi sama ninin. Kalo ini yang kecilkecil. Kelas R sama RR. Kejarkejaran lepas lampu merah Hanna masih di depan, tapi begitu KIPS si RC (dia pake RR) nyala, wusszzhh.. gw di tinggal. Ahaha.

Senja ini bertemu tiga rombongan speedjunkies dari luar kota. Wajar sih, liburan pajang. Entah kenapa gw kurang nyaman dengan gaya touring mereka. Terutama rombongan terakhir. Rombongan ninin kecil. Ngebut sih ngaapa bro, gw juga doyan. Tapi jangan sampe manuver dan arogansi suara muffler juga horn kita bikin pengguna jalan lain celaka dan takut deh. Apalagi kalo touring seringkali motornya banyak. Gw sih yakin kalo kita yang doyan “cari angin” udah relatif punya skill dan memakai peralatan safety dengan full gear & helm bagus. tapi pengendara lain ?

walau cepat harus selamat bro kata Bunda ane 😀

Senja yang indah untuk jalanjalan. Sayang, sedang tidak punya uang..

 

Iklan
Categories: Short Trip | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Sore yang cerah bersama para speedjunkies

  1. garpu tala

    pertamax

    ijin share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: