Tuhan enggak pernah bohong tau ! Part 2 – END

Beberapa waktu belakangan banyak yang di urus, lagilagi niat gw mengkonstankan postingan di hadang ujian

Melanjutkan cerita jalanjalan ke ponorogo, as usual bermalam di masjid gak bakal menjadikan kelelahan berkendara untuk tidak sholat subuh tepat waktu ^^ masjid agung ponorogo ini kurang gw rekomendasi untuk bermalam bukan karena hanya terasnya yang sempit, hampir tiap jam gw harus kebangun karena berisiknya kendaraan yang lalulalang di gang kampung yang terdapat di samping masjid. Hmm, mungkin juga karena malam libur kali ya,

Anyway, jam 05.30 tanpa mandi (gosok gigi iyalah) gw kembali meloading barang ke motor. Pagi ponorogo ! sejuk juga udaranya. Hari ini gw mulai dengan mutermuter sekitaran alunalun ponorogo. You know ? Tiger everywhere ! Rawr ! hahaha,

Menarik, dari pinggir kota sampai pusatnya sini banyak banget simbolsimbol reog & macan. Even patung deket alunalun aja macan rek ! Rawr ! hahaha, menarik untuk di eksplore lebih jauh nih nampaknya hubungan budaya dan nilai sesosok macan bagi masyarakat dan sejarah ponorogo. atau janganjagan macan ponorogo juga memiliki hubungan kekerabatan bahkan silsilah keluarga dengan para “Binatang Laga” Indo**ar !? :shutup

Mencari Pondok Darussalam Gontor menjadi destinasi selanjutnya. misi utama gw ke kota ini. jalanan tertib dan lancar banget sepanjang perjalanan. Mungkin karen masih pagi dan memang tata kotanya cukup rapih. Ciri kota lama. Banyak orang sepedahan juga di jalan, beberapa komunitas lokal yang bersepedah bergerumul juga terlihat sudah ada yang menggowes sepedah kelas High-end. ah, tapi sayang XC dan hanya di pakai keliling. Tiada di siksa sebagaimana fitrohnya. Hehe, pemandangan indah sesawahan memang sangat asyik di nikmatin pagi hari pake sepedah

Inilah Pondok Darussalam tempat banyak manusia legendaris Indonesia di gembleng

Memanglah bukan gontor yang menghasilkan mereka jadi manusia luar biasa. Tapi gw percaya buliran bibit, baik yang berkualitas maupun tidak jika di tanam di tanah yang subur, dengan pengairan, pencahayaan dan pupuk nutrisi yang cukup, serta perawatan yang telaten dan kasih dengan seijinNya pastilah menumbuhkan pohonpohon dengan potensi tumbuh mereka yang paling optimal. Bersyukurlah kita yang sempat & masih di ijinkan oleh Tuhan untuk tumbuh di tempattempat terbaik negeri ini. tinggal kita yang memilih. Masih terus merasa cukup matang dan dewasa dengan capaian dan pengalaman spiritual kita yang sekarang atau terus haus dengan aktualisasi pencapaian pengalaman dunia dan segala apa yang membuat kita berbohong atau terpaksa berbohong pada diri sejati kita tanpa sadar di mana ujung dahaganya. Kembalikan saja lah pada nurani masingmasing kawan, ia begitu tulus menasihati, kita saja yang terlalu sering memungkiri suara lembutnya.

Di gontor gw do nothing. Udah masuk dan mau leyehleyeh sebentar di masjid tapi lagi rame banget. Nampaknya ada tabligh atau sesuatu. Mau masuk ke area dalam bingung ijin ke siapa. Enggak ada satpam atau TU hehe, Kalo masuk sembarang, nanti dikira Densus88 bermotor. Dandanan gw yang serba hitam & terlalu petualang (gembel,usang & berdebu) urun membuat gw mendekat. Demi kebaikan bersama, Cukup menikmati nuansa gontor pagi hari menyenangkan kok

Perjalanan gw lanjutkan menuju solo karena ada ade yang nunggu dengan kangen di sana. maka perjalanan gw lanjutkan dengan rute Ponorogo – Wonogiri – Sukoharjo – Solo. Perjalanan ponorogo – wonogiri enak banget. Jalan yang perbukitan dan banyak hutan juga sesawahan sangat sejuk di pagi hari. Jalan juga relatif sepi. Walau sempit ternyata bus AKAP melewati jalan ini juga lho.

Ada beberapa titik yang banyak hutannya. Nampaknya hutan konservasi atau hutan produksi. Homogen di tumbuhi pohon jati jawa

Hanna Krupskaya, Silver Pulsar 220f sendirian

lupa di edit :p

Setelah riding beberapa jam gw takearest di kota Wonogiri. Kata temen gw yang orang sini makan bakso di manapun enak di Wonogiri. Tapi, masa masih pagi udah makan bakso ? jadilah gw berhenti di sebuah warung soto yang terlihat ramai banget di pusat kota.

Gw memesan semangkuk soto yang Hmmm.. (biasa aja)

Lagi makan, bertemu dengan rombongan opaopa yang setelah ceritaceriti selepas bersepedah dari waduk gadjah mungkur dan akan kembali ke solo. Mereka pakai sepedah onroad tentu saja. Fakta gw juga doyan main XC di kampung membuat kami jadi cukup cair

“masi pada kuat om (sapaan akrab anak sepedah, seperti kalo anak motor “bro”) gowes uphill ? lumayan jauhkan dari solo ?” gw nanya santai

“ya kuat tho, cuman karena dengkul udah karatan (ini juga joke sepedah, karena primary energy sepedah ya dari dengkul :D) jadi ya pelanpelan, kalo kamukan masih muda, masih kuatlah” kata salah satu opa paling sepuh

“lagipula pulangnya kan turunan, enggak berat” yang lain menimpali

“hahahahaa” semuanya cuman ketawa dan lanjut makan

Gw tadinya pengen ke waduk gadjah mungkur, tapi karena menurut para opa ramai gw putuskan langsung cabut ke solo. Maybe someday gw ke sini lagi..

Terjadi hal sangat konyol saat di solo, gw mutermuter labih dari satu jam hanya untuk mencari gerbang belakang UNS ! Astaga, banyaknya dosa gw mengacaukan pikiran nampaknya di siang itu

Ketemu juga gerbang belakangnya setelah berjibaku

Begitu sampai di pondok ade, belum sempat bicara banyak gw tertidur karena panas minta ampun.

Selepas bangun dan mandi kita mutermuter kota di sore hari yang sudah gerimis romantis untuk mengoreksi kesesatan arah, dan gw di traktir makan melepas rindu si ade gw ini. hehe,

Begitulah kawan, teman akan dengan sendirinya berduyun datang dengan dirimu yang popular, cheerfull, pintar, kaya, ganteng atau cantik, berpengaruh dan berbagai pakaian statusmu tanpa kau cari dan dekati. Tapi sahabat ? ah, bahkan seringkali ia menjauh saat kita bahagia dan kembali mendekat saat kita terjatuh. Bertemanlah dengan siapa saja, cintailah sahabat yang mengantarmu memahami kebahagiaan abadi

See ya ! mari terus ber Adventure !

Iklan
Categories: Middle Trip | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: