aku & Kamu

Flying Darvish

Awalnya, Aku bukan dirimu, dirimu bukan diriku

 

Aku mengucap janji itu, janji setia kepadamu

Lidah cedalku terbata menyebutnya kala itu

Remah remuk hatiku, terperas habis ego nafsuku

Janji yang begitu mesra antara kita berdua

Hanya aku yang tau, hanya kamu yang tau

Tercabik logika ruang, tercerai burai aturan waktu

Kulepaskan bahasa kepastian bersamamu

kukembalikan hidup dan mati kepadamu

Bilanglala kehidupan tersapu indah semenjak itu

 

Lalu, Aku bukan diriku, tiada diriku dalam diriku

 

Kita bangun taman-taman keindahan

Berpagar khauf kebun cinta kita

Kutandur raja’ dalam tiap petaknya

Kita aliri besama dengan derasnya qona’ah

Beralas permadani kesabaran menanti senja

Bergandeng tangan, pulang keperaduan

 

Akhirnya, Pintaku dalam kehendakmu, kehendakmu dalam diriku

 

Sholatmu memaksaku disiplin dalam keteraturan

Antara waktu dan kesucian juga keberlanjutan

Puasamu merajamku melukai keinginan

Mengusirnya dari lambung sejati kebutuhan

Zakatmu menarik paksa lengan tangan kikirku

Meringankannya lantas menyembunyikannya

Hajj mengatarku kepadang-padang tandus kerinduan

Menyadari ketiadaan adalah awal mula keberadaan

 

Amin,

 

Rizky al Musafir

Yogyakarta, 2012

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: