Kepada Semesta

Wild Forest

Yang mencintai basahnya embun pagi kala itu

Yang merindukan semburat cahaya jingga mentari terbit

Yang menanti kicauan merdu burung-burung

Yang menikmati eloknya simfoni tarian alam

Yang menjejaki harumnya patahan rerumputan hijau

Yang menuggu semesta melukiskan pelangi selepas gemericik hujan

 

Mari, medekatlah

 

Gunung gemunung yang menjulang agung berwibawa

Mentari jingga yang hidup dan bersemangat

Riuh derasnya sungai yang berkejaran dalam tarian ritmik

Pantulan perak lautan yang mengembang bersama bumi

Bintang gemintang yang mengerling genit

Temaram rembulan yang tersipu malu dari balik awan

Pepohonan yang bergerak gemulai bersama berirama

Semilir angin yang tak pernah tentu apa maunya

 

Penghuni semesta alam raya, aku memanggilmu

 

Harumnya bunga-bunga yang terhampar di padang itu

Selangit arakan awan yang saling bergandeng mesra lazuardi sore itu

Cahaya, cahaya, cahaya

Ia membisikkan ketelingaku tentang kebahagiaan

Mendekap hangat tubuhku bercerita tentang ketenangan

Memperlihatkan kepadaku makna dan rahasia-rahasia

 

Dan akhirnya, mengajarkanku tentang cinta

Tentang cinta yang seluruh cinta bumi layu tiada terkembang

Tentang cinta yang dipenuhi cahaya, cahaya segala cahaya

 

Amin,

Rizky al Musafir

Yogyakarta, 2012

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: