Kita pergi untuk kembali

Berjalan Di Muka Senja

Engkau kembali, sementara fikiranmu mengembara

Dirimu ingin kembali, lantas langkah kakimu malah kau sorongkan menyambut ilusi

Kemarin kembali, malah kau melakukan kepergian yang ajeg tanpa pernah merasa ajeg dan jenuh

Berharap kembali, anehnya kita malah merancang strategi yang melemahkan langkah kaki kita untuk kembali

Katanya mau kembali, sementara memberi saja engkau tidak masukkan dalam kosakata dialektikamu ?

Kemana kau mau kembali kalau pergimu saja engkau tidak tau persisnya ingin kemana

Sibuk kita kembali menutup pintu-pintu asal-usul kepergian kita kembali

Lantas kembali kita menghalangi kehancuran yang kita tanam untuk diri sendiri

 

Kembali itu pergi ke belakang lewat gerbang depan

Bukan kembali namanya kalau engkau terus berjalan lurus kedepan

Karena kedepan bagi untuk yang ingin pergi kembali adalah perputaran

Ia bukan garis yang tidak kenal bahasa berhenti kembali

Karena lingkaran, tiada mesti ia adalah perputaran kembali

Maka mari kita bertanya kembali, sudahkah kita pergi untuk kembali ?

 

Selamat Idul Adha 1433 H

Rizky al Musafir

Daguran Kidul, 2012

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: