Kelabu

sedih

Yang aku tau, aku tiada mengetahui apa-apa

Yang aku fahami, sedikitpun aku tak dapat memahami apa yang berusaha kufahami

Yang aku pikirkan adalah mengapa aku berpikir untuk memikirkan tentang pikiran-pikiranku

Yang aku rasakan, aku rasa-rasanya merasakan perasaan

Yang aku lihat aku tidak mampu melihat pengelihatanku

Yang aku baca adalah ketidakmampuanku membaca beragam bacaan yang terbaca

Yang aku benarkan memang benarnya benar-benar kebenaran ?

Yang aku takuti adalah rasa takutku yang menakut-nakuti ketakutanku

Yang aku khawatirkan adalah rasa kekhawatiranku terhadap kekhawatiran-kekhawatiran yang makin mengkhawatirkan

Yang aku dengar terdengar oleh pendengaranku adalah mendengarkan yang terdengar

Yang aku kira perkiraanku apakah kira-kira benar kiranya ?

Yang aku herankan ternyata keherananku mengherankan keheranan yang sungguh mengherankan

Yang aku tanyakan adalah pertanyaanku pada saat bertanya untuk menanyakan sebuah pertanyaan

Yang aku cari dimanakah pencarianku sewaktu mencari yang aku cari-cari ?

 

Aku rindu dirimu, aku membutuhkan engkau selalu membersamaiku

Aku di mana ? engkau selalu disisi..

 

Amin,

Rizky al Musafir

Yogyakarta, 2012

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: