Berselimut Sunyi

Sunrise at Indonesia

Berselimut kesunyian aku melihatmu dalam tiap bulir tetes embun yang jatuh dari pucuk daun hijau

Berkawan hening aku mendengarkan sayup-sayup suaramu terbawa angin dari kejauhan

Bersama malam yang senyap kuresapi kehadiramu membersamai tiap langkah kehidupan

Hampa, hanya tiada yang ada

Semata-mata semesta, semata-mata engkau yang ada

Memesrai alam berdua bersamamu, menginsafi fajar yang kembali menjelang dari ufuk timur

Maka kembali kukuras gelora samudera berbekal cawan-cawan kesetiaan cinta

Biarlah, biarlah kutimang dunia walau nestapa berlinang air mata

Asalkan engkau yang meminangnya dengan cinta wahai kekasih semesta

Sungguh aku yang tergadai, mengembara berkendara sunyi

Meraba makna,tertatih hati yang tersembunyi dibalik tirai sang waktu

Menggoda rasa, memetik rahasia-rahasia yang engkau semai dalam untaiannya

Hanya kamu yang ada bersama segala surya dan rembulan dalam menyapu kelam yang hitam

Kelebatan cahaya yang menyinari, meyongsong hari menyibak diri

Gemuruh ! hanya engkau yang tau, hanya engkau yang mengerti..

 

Rizky al Musafir

Drini, 2012

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: