Tangis & Tawa

Tertawa didalam bingkai

Menagis kukira hanya sedih dan pewarta derita. Ternyata ia adalah puncak ekstase manusia. Jelmaan duka ataupun bahagia

Tertawa tak melulu ungkapan jiwa yang berbahagia. Ia seringkali hanyalah upaya mengangkangi pahitnya realita

Andai dengannya sesal ada di masa depan, tentu aku akan menangisi kepergianmu wahai deritaku. Sebab derita tak pernah perkara siksa. Ia hanyalah cinta yang memelihara

Yang lupa, yang terlena

 

Rizky Al Musafir

Ciracas, 2013

 

Iklan
Categories: Oil Pastels | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: